Mau Tau Cara Paling Efektif Untuk Mengusir Kucing Liar? Lihat Disini …

Tidak semua orang suka dengan kucing, terutama kucing lokal atau yang lebih terkenal dengan sebutan kucing kampung yang liar.

Kenapa?

Banyak alasannya.


Alasan utama kita mengusir kucing liar.

Beberapa diantaranya adalah karena.

  1. Kucing kampung bisa membawa penyakit
  2. Kucing liar sering mencuri makanan
  3. Orang yang disambangi oleh kucing itu alergi

Sumber penyakit

Kucing kampung liar bisa membawa penyakit ke rumah.

Salah satu sebabnya adalah karena mereka tidak divaksinasi dan mereka mencari makan di sembarang tempat seperti tempat sampah, memakan bangkai, dan lain-lain.

Banyak kucing liar tersebut yang membawa kuman dan bakteri sumber penyakit.

Ini adalah alasan utama kenapa kita harus mengusir kucing liar yang tidak kita kenal karena mereka dapat terjangkit beberapa jenis penyakit berbahaya dibawah ini.


Toksoplasma

Toksoplasma adalah virus yang dibawa oleh kucing. 

Biasanya yang terjangkit toksoplasma adalah kucing-kucing yang belum divaksinasi. 

Kucing-kucing liar biasanya sangat sering diketahui membawa toksoplasma.

Untuk manusia, ibu-ibu hamil tidak diperbolehkan bersentuhan dengan kucing yang terkena toksoplasma ini.

Karena dapat mengakibatkan gangguan kehamilan, bahkan bisa mempengaruhi kesehatan si bayi di dalam tubuh.


Scabies

Penyakit kulit pada kucing yang disebabkan oleh parasit bernama sarcoptes scabiei.

Apabila kita terjangkit, kulit bisa gatal-gatal dan harus segera ditangani oleh dokter ahli kulit.


Infeksi kutu

Jika kucing kamu berkutu, menggaruk-garuk lalu ia mencakarmu hingga berdarah.

Kamu bisa terjangkit oleh parasit yang namanya bartonella henselae.

Jikalau ini terjadi, hal ini bisa menyebabkan demam tinggi dan pembengkakan kelenjar getah bening.


Kucing liar sering mencuri makanan

kucing suka mencuri makanan

Pernyataan ini memang benar adanya.

Tapi menurut saya, gak cocok kalau kamu menyalahkan kucing seratus persen. 

Karena …

Kucing liar selalu mencari sumber makanan dimana saja.

Kucing termasuk hewan oportunis yang akan berbuat apapun demi mendapatkan makanan.

Ini termasuk mencuri ikan peliharaan ataupun burung peliharaan.

Kenapa? 

Karena sama seperti saudara nya yang berada di alam liar seperti harimau, kucing hutan, singa dan lain-lain.

Kucing adalah karnivora / pemakan daging yang selalu membutuhkan asupan daging untuk makanannya.

Jangankan daging segar, sampai bangkaipun, kalau dia sudah terlalu lapar, akan dimakannya demi kelangsungan hidup.

Jadi kalau banyak kucing liar di lingkungan tempat tinggal kamu, sebaiknya kamu perhatikan keamanan makanan yang ada.

Jangan sampai ada kucing liar yang masuk rumah dan mencuri makanan dari meja makan karena kita lupa untuk menutupi makanan itu.


Alergi pada kucing

Banyak orang yang alergi akan sesuatu. 

Bukan hanya pada kucing, ada yang alergi pada udara dingin, ada yang alergi pada bau yang menyengat dan lain-lain.

Jadi memang kalau untuk masalah yang satu ini, sebaiknya memang kucing liar di usir karena berhubungan dengan masalah kesehatan pemilik rumah.


Berikut beberapa cara mengusir kucing yang terbukti ampuh


Tebarkan aroma yang tidak disukai kucing

Tebarkan aroma yang tidak disukai kucing

Sama seperti hewan lain pada umumnya, kucing juga ternyata memiliki reaksi terhadap bau atau aroma sesuatu.

Apabila aroma itu adalah aroma makanan, maka dia akan datang. 

Apabila aroma itu adalah aroma yang tidak dia sukai, maka dia akan pergi menjauh.

Sumber bau yang menyengat adalah sumber aroma yang tidak disukai oleh kucing. Beberapa di antaranya adalah.

  • Aroma daun serai
  • Minyak kayu putih
  • Bawang putih
  • Lemon
  • Menthol
  • Cabai
  • Minyak wangi
  • Obat nyamuk bakar
  • Cat repellent 

Pasang tanaman yang tidak disukai kucing

Ada beberapa tanaman mengeluarkan aroma yang tidak disukai kucing.

Kamu bisa pasang beberapa tanaman ini di halaman rumah agar kucing liar tidak mau masuk.

Beberapa jenis tanaman ini adalah.

  • Lavender
  • Rue
  • Pennyroyal
  • Coleus canina

Menggunakan kawat listrik

Dengan memagari kawat listrik, kita berharap ada efek jera pada si kucing untuk tidak lagi memasuki daerah kita.

Pemasangan kawat listrik bisa dilakukan dengan memutari sekeliling pagar rumah atau halaman rumah dan alirkan listrik tegangan rendah.

Walaupun tegangan rendah, apabila terkena, akan membuat si kucing kaget dan dia tidak akan berani untuk kembali lagi.

Kamu harus pastikan kalau tegangan yang digunakan rendah. 

Karena kalau tegangannya tinggi, bukan hanya akan membahayakan si kucing saja tapi juga kemungkinan hewan lain atau bahkan sesama kita.


Semprotkan atau siram dengan air

Siram dengan air

Kucing liar kebanyakan akan menghindari air apabila hujan karena mereka tidak suka tubuhnya basah.

Kita bisa manfaatkan hal ini dengan menyiramkan air atau semprotkan air menggunakan pistol air, selang, atau ambil gayung dan siramkan.

Kalau bisa dengan air dingin agar dia benar-benar kaget dan tidak akan berani untuk datang lagi.


Gunakan perangkat suara

Suara kucing lain atau suara anjing bisa menahan kucing agar tidak masuk dalam satu wilayah. 

Metode ini pernah saya gunakan sendiri untuk mengusir kucing kampung dekat rumah.

Waktu itu saya gunakan suara anjing rottweiler yang sedang menggonggong.

Karena suaranya besar dan menakutkan, banyak kucing-kucing liar yang cuma lewat saja. Itupun dengan lari tergesa-gesa.

Ada kalanya, suara kucing juga bisa jadi penangkal kucing yang ampuh. Terutama untuk kucing jantan.

Karena kucing jantan biasanya gak masuk ke daerah kucing jantan lain. 

Kecuali terpaksa atau dia mau ambil alih daerah kekuasaan.


Kapur barus

Selain untuk mengusir kucing,

Kapur barus juga bisa untuk mengusir binatang lain seperti tikus, semut, dan rayap.

Caranya? Gampang kok.

Hancurkan kapur barus hingga jadi bubuk, lalu tebarkan di setiap sudut ruangan, atau pada bagian-bagian dimana hewan-hewan itu terlihat.


Obat pengusir kucing komersial

Saat ini sudah banyak obat pengusir kucing komersial yang bisa kamu dapatkan pada pet store terdekat.

Obat pengusir kucing ini pada umumnya berupa bubuk yang disebar pada halaman rumah. 

Tapi hati-hati, produk ini ada yang terbuat dari bahan kimia keras dan ada juga yang terbuat dari bahan organik.

Selalu pilih yang organik ya…

Karena kita cuma ingin mengusir kucing liar saja, bukan untuk menyakitinya.


Bersihkan sekitar area rumah kamu

Kucing liar selalu berkeliaran, salah satu tujuannya adalah untuk mencari makan.

Mereka selalu mencari makanan pada tempat-tempat seperti tempat sampah, halaman rumah, dan bagian-bagian pada rumah kamu.

Kalaupun bukan untuk cari makanan,

Kucing senang sekali bermain pada tempat-tempat dimana terdapat banyak sekali daun-daun berserakan dan banyak pasir.

Oleh karena itu,

Selalu pastikan halaman rumah kamu bersih dari segala bentuk kotoran.

Kucing jantan biasanya akan menandai sebuah tempat dengan buang air kecil.

Apalagi kalau di daerah itu sudah pernah ada kucing jantan lain yang menandai daerah kekuasaannya.

Pastikan untuk selalu bersihkan area-area yang ditandai oleh kucing ini. 

Karena kalau tidak, bisa terjadi tanda-tanda’an antara banyak kucing.

Percaya deh… 

Kamu gak akan mau rumah kamu aromanya “kucing banget”.


Taruh botol-botol plastik berisikan air

Botol berisikan air

Isi botol-botol air sampai penuh dan taruh di tempat-tempat yang biasanya dilalui oleh kucing.

Hal ini bisa membuat si kucing gak mau datang lagi atau paling tidak, dia gak lewat daerah yang ada botol airnya itu.

Kenapa?

Karena dari pantulan air pada botol, dia bisa melihat dirinya sendiri.

Dan dia akan anggap kalau itu adalah kucing penguasa daerah situ.

Semakin banyak botol air yang kamu gunakan, semakin baik karena dia akan takut untuk lewat lagi ke situ.


Tutup celah-celah pada lingkungan rumah kamu

Kalau kita cermati, pasti banyak terlihat celah-celah sempit pada pagar atau batasan rumah kita.

Kucing liar atau kucing kampung, sering sekali bisa memasuki daerah rumah kita itu melalui celah-celah ini.

Kalau kamu gak ingin kucing liar masuk, pastikan celah-celah pagar, tembok, ataupun celah-celah rumah kamu tidak terbuka untuk kucing.

Atau kalaupun ada akses melalui celah-celah ini, 

Coba untuk tutup akses terbuka pada celah-celah ini.

Nah gitu deh beberapa masukan dari saya.

Ingat ya, kamu jangan menyakiti kucing. Kalau mau kamu usir, cukup ditakut-takuti saja. 

Gak perlu sampai dipukul, disakiti, apalagi sampai kucingnya mati.

Kucing juga makhluk Tuhan, mereka ke daerah kita, karena sumber makanan memang ada disekitar manusia.

Nah, gimana menurut kamu?

Kalau kamu ada cara lain untuk mengusir kucing liar, boleh dong, bagi-bagi pengalaman kamu disini.

Terima kasih ya …

Belia

Latest posts by Belia (see all)

(Visited 465 times, 1 visits today)

Leave a Comment